Selasa, 18 Februari 2014

WANITA ILMUWAN BERALIH KE ISLAM, KARENA TIDAK YAKIN YESUS ITU TUHAN

WANITA ILMUWAN BERALIH KE ISLAM, 

KARENA TIDAK YAKIN YESUS ITU TUHAN


Lahir tahun 1953 di Linz kota di Austria, saya menghabiskan masa kecil saya di Munich (Jerman) sampai kami pindah ke Salzburg (Austria) ketika saya berusia 16 tahun.


Saya dibesarkan dengan cara Kristen konservatif. Orang tua saya orang Kristen Protestan yang ketat, yang percaya pada Alkitab dan berdoa kepada Yesus sebagai anak Tuhan. Mereka mendidik saya untuk menjaga standar yang tinggi dalam moral dan etika.



Setelah saya lulus SMA, saya mulai mempelajari biologi dan secara parallel saya juga bekerja ‘setengah hari’, di Universitas Salzburg.



Karena saya tidak ikut berpartisipasi dalam kegiatan Kristen dari gereja Protestan, orang tua saya kemudian mengatur saya untuk berhubungan dengan gereja evangelis, ‘Pembaptis masyarakat’ (sebuah gereja Kristen perwakilandari gereja yang terkenal berpengaruh di Amerika Serikat).



Saya di sana menjadi anggota aktif dan bahkan menjadi pemimpin kelompok mahasiswa. Saya mempelajari Alkitab beberapa kali dan percaya pada dogma Yesus sebagai anak dan bagian dari Tuhan, dan keselamatan semua umatnya karena adanya penghapusan dosa hanya dengan pengorbanan Yesus di salib.



Tetapi beberapa tahun kemudian, masih di komunitas yang sama, saya mulai memiliki keraguan , saya tidak bisa lagi menerima dasar iman Kristen , karena bertentangan dengan penalaran logika saya. Meskipun saya berulang kali diberitahu bahwa ini adalah misteri Allah dan ini masalah iman . Tapi aku bersikeras bahwa aku hanya bisa percaya bahwa Yesus adalah manusia dan ia hanya seorang nabi yang punya hubungan khusus dengan Allah, yang ditugaskan menyampaikan kepada umat tentang ajaran kehidupan dan ajaran-ajarannya.



Saya menikah dengan seorang pria dari gereja Pembaptis dan saya menyelesaikan studi hingga mencapai gelar doktor.  Dari pernikahan itu saya dianugerahkan dua anak , tetapi kami bercerai dan saya meninggalkan gereja Pembaptis, juga karena keraguan saya tentang dasar agama Kristen.



Aku harus mencari pekerjaan penuh waktu, karena aku sendirian bertanggung jawab untuk anak-anak saya, tapi alhamdulillah saya mendapat pekerjaan yang sangat baik di Universitas Salzburg. Aku puas untuk mendapatkan hasil jerih payah sendiri untuk memastikan independensi keuangan.



Pengetahuan saya tentang Islam saat itu hanyalah prasangka buruk persis yang diceritakan para pendeta Kristen dan juga diperkuat oleh media.



Aku menikah untuk kedua kalinya dan aku masih mencari kebenaran. Namun pernikahan kedua itu lagi berubah menjadi bencana dan akhirnya pernikahan kedua inipun diakhiri dengan perceraian. Sama seperti pada kasus pertama, alasan perceraian adalah bahwa suami saya mengambil manfaat dari posisi saya, uang dan keinginan saya untuk harmonis. Dia tidak mendukung saya dengan keuangan, bantuan praktis atau bahkan bantuan psikologis atau  membantu merawat bagi anak-anak. Tapi saat ini, aku sudah merdeka dengan dasar yang kuat dalam hidup saya: saya telah menjadi profesor di universitas itu dengan tanggung jawab yang besar untuk pekerjaan saya.



Karena saya tidak menemukan kebahagiaan dalam kehidupan pribadi saya, tapi terus-menerus dipenuhi dengan pekerjaan ganda, pekerjaan, anak-anak dan rumah tangga, saya menderita depresi kelelahan selama beberapa tahun. Saya hanya terus berjalan dalam bahtera kehidupan antara tanggung jawab membina anak-anak saya dan pekerjaan saya.



Setelah perceraian kedua saya tinggal bersama dengan seorang pria yang jauh lebih muda selama 9 tahun tanpa menikah, seperti yang biasa dilakukan di  dunia barat. Ketika dia meninggalkan saya karena ada wanita yang lebih muda, saya mulai menata kembali hidup saya sebagai single , sendiri dan sendiri , tanpa berharap akan ada pria lagi. Aku punya pekerjaan yang baik, anak-anak  sudah menjelang dewasa, apartemen yang bagus, mobil, dan hobi seperti mendaki gunung, ski .. Saya bisa berdiri di atas kedua kakiku sendiri. Tapi aku tidak menyerah mencari kebenaran.



Saya tidak pernah punya kontak dengan agama dan saya tidak ingin berhubungan dengan orang-orang ini, karena tampaknya mereka yang mengaku beragama terkesan “menakutkan dan kaku” .



September 2002, ketika saya dibujuk oleh seorang teman untuk menghabiskan seminggu liburan . akhirnya saya setuju, dan kami harus memesan penerbangan di menit terakhir dan menemukan tawaran yang sangat murah untuk travel ke Mesir. Tujuan saya adalah untuk bersantai,. Satu-satunya urusan saya sama sekali tidak tertarik adalah untuk bertemu seorang pria lagi di manapun.



Malam pertama di hotel yang sangat indah dan aku pergi ke restoran prasmanan untuk makan malam, ketika aku melihat Walid , seorang pria lokal untuk pertama kalinya, seorang juru masak di hotel dan kelak menjadi suami saya yang ‘ketiga’ nantinya. Saat mata kami bertemu, kok aku jatuh cinta ya . Walid mengatakan hal yang sama kemudian. Kami tidak berkomunikasi selama dua hari lagi sampai Walid mulai menulis surat. Salah satu saran pertama ia mengusulkan kepada saya adalah bahwa kita harus menikah. Sisa liburan seminggu saya ini tidak cukup waktu membuat keputusan , pikiran saya untuk prasangka baik dan banyak keraguan bergejolak di kepala saya dan bertempur dengan adanya rasa  kasih sayang dalam hati saya.



Lalu aku pulang kembali  ke Austria. Saya menyadari bahwa kami punya hambatan yang jelas karena perbedaan di antara kami (umur, budaya, agama, pendidikan dan bahasa) . Memang hambatan itu adalah pendapat dari masyarakat tetapi bukan dari pengalaman saya sendiri. Akhirnya saya berencana untuk kembali ke Mesir dua bulan kemudian untuk memberikan kesempatan untuk cinta .



Allah mulai tampak membimbing hidup saya. Beberapa hari setelah saya kembali ke Austria, seorang wanita dari Mesir mulai bekerja sebagai tamu ilmuwan di lembaga saya selama satu tahun. Dua minggu kemudian saya mulai mengunjungi kursus bahasa Arab di universitas yang ditawarkan oleh seorang profesor dari Mesir. Mereka juga mengajarkan banyak tentang Islam, budaya dan bahasa Arab, yang aku berniat untuk belajar untuk mempermudah komunikasi dengan Walid.



Tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang Islam, saya membeli banyak buku dan terjemahan Quran  (dari buku karya Murad Hofmann, duta besar Jerman, yang masuk Islam sebelumnya). Saya sangat terkejut pemahaman saya tentang Allah dan dunia tercermin oleh Al-Quran. Saya menemukan kesesuaian dengan “Perjanjian Lama” dan “Perjanjian Baru” dengan Injil Yesus, tetapi tanpa dogma gereja bahwa Yesus dianggap sebagai anak Tuhan.



Pada kunjungan kedua di Mesir, saya menemukan bahwa Walid adalah orang yang sangat serius yang berasal dari sebuah keluarga besar petani,  kami mengunjungi keluarganya bersama-sama. Pada malam pertama, kami menikah dengan surat nikah lokal, Surat nikah tersebut  yang melindungi kita setidaknya terhadap polisi dan juga menyempurnakan hukum Islam sebagai bukti pernikahan antara pria dan wanita dan bukan hubungan di luar nikah.



Setelah perjalanan ini saya bepergian tiga kali ke Mesir, sampai kita bisa menikah secara resmi di Kairo, dan sampai kami memiliki visa untuk Walid agar dia bisa ikut aku ke Austria.



Segera setelah suami saya datang ke Austria, kami menghubungi masjid di Salzburg dan saya membeli lebih banyak buku



Selama tahun ini secara perlahan saya  mulai belajar hal-hal tentang Islam dengan membaca buku-buku dan dengan bantuan teman-teman Muslim saya di Austria. Anehnya saya juga dihubungi oleh Universitas Kairo sebagai penguji tesis.



Dua buku yang penting yang membuat saya terbelalak adalah, buku karya  Maurice Bucaille “Alkitab, Quran dan Ilmu Pengetahuan Alam”, yang membuktikan bahwa semua pernyataan ilmiah dalam Al-Quran sesuai dengan penelitian ilmiah terbaru, dan “Injil Barnabas”, di mana Yesus mengabarkan kedatangan Nabi Muhammad dan ia menolak untuk dipuja sebagai Tuhan,  itu hal yang membuka mata saya.



Dalam beberapa kunjungan ke Mesir , akhirnya aku menemui seorang Muslimah yang baik sebagai teman dekat. Saya terkesan bahwa kebanyakan muslim termasuk yang masih muda , mereka-berbicara secara terbuka dan mereka sangat hormat terhadap Allah dan Islam



Al-Qur’an menegaskan tidak hanya menjelaskan tentang Tuhan dan dunia, tetapi semua pernyataannya, misalnya tentang ilmu alam, tidak ada kontradiksi dengan kenyataan. Aku diizinkan dan bahkan didorong untuk menggunakan logika saya! Saya menemukan bahwa Islam bukanlah agama baru, tapi “pembaruan” dari akar agama samawi  untuk orang Yahudi dan Kristen. Karena Nabi Abraham sebagai bapak semua agama monoteistik dan nenek moyang para nabi , termasuk Yesus. Nabi terakhir Muhammad merupakan penyempurna para nabi dengan membawa syariat sempurna .



Al-Qur’an merupakan  wahyu Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya! Jika ini adalah kebenaran dan saya percaya ini, saya harus menerima Al-Quran secara keseluruhan termasuk hukum apapun didalamnya . Saat itu aku ragu-ragu untuk membuat langkah beralih ke Islam , karena saya tahu konsekwensinya , bahwa bila saya pindah ke Islam maka saya harus ikuti dan  menjaga aturannya juga , menerima pembatasan untuk hidup saya (misalnya tidak ada alkohol, tidak ada daging babi) dan berperilaku dalam cara yang tidak bertentangan dengan Al-Quran dan Sunnah.



Pada awal bulan Ramadhan 2004, Walid bertanya kepada saya, apakah saya ingin melakukan langkah terakhir untuk mengubah agama saya. Dan saya akhirnya menerima Islam saat itu. Lalu kami mengundang beberapa saudara dan saudari dan saya berbicara tentang mati syahid (pembuktian akan  Iman). Saya sudah belajar bagaimana berdoa dan mulai berdoa seperti biasa. Tentu saja, aku sudah ikutan berpuasa di bulan Ramadan.



Saya sangat senang sekarang saya menjadi bagian dari umat Muslim. Saya mencoba untuk meningkatkan iman kepada Allah dan menambah pengetahuan tentang Islam dan berkomitmen memenuhi hukum syariah Islam sebaik mungkin.



Masih dua masalah utama yang tersisa. Pertama yaitu keluarga besar saya. Meskipun mereka telah tahu pendapat saya tentang Islam, saya tidak bisa memberitahu kepada mereka bahwa saya telah mualaf. Mereka sudah tua dan sakit dan bila saya sampaikan mengenai keislaman saya bisa jadi akan terjadi sesuatu terhadap mereka akan kesehatannya, pikirku saat itu. Masalah yang kedua , saya belum bisa mengenakan jilbab di tempat kerja dan di daerah di mana saya dikenal. Meskipun di Austria Islam adalah sebuah agama yang dikenal, tapi masyarakat disana masih memiliki masalah untuk menerima Islam dan terutama pemakaian jilbab sebagai simbol. Karena tugas publik saya, dengan penggunaan jilbab saya akan mendapatkan banyak masalah di tempat kerja, terutama yang mempengaruhi kelompok kerja saya di universitas.



Di sisi lain, walau masih belum gunakan jilbab , saya menggunakan setiap kesempatan untuk berbicara tentang Islam. Saya mencoba untuk hidup sebagai seorang muslimah yang baik, untuk menerapkan Islam dan memberikan contoh yang baik.



Allah pada akhirnya membantu saya untuk menemukan cara yang tepat dalam permasalahan saya dan pencarian saya akan kebenaran, Alhamdulillah.


-Amina islam -

Sumber : OnIslam.net  http://casanba.blogspot.com/2013/05/wanita-ilmuwan-beralih-ke-islam-karena.html

PENCURIAN JASAD NABI MUHAMMAD SAW

PENCURIAN JASAD NABI MUHAMMAD SAW



Peristiwa ini dilatarbelakangi oleh kondisi umat islam pada masa dinasti Abbasiyah di Baghdad. Kondisi umat Islam saat itu menunjukkan situasi  yang semakin melemah dari waktu ke waktu.  Umat Islam mengalami perpecahan sehingga menyebabkan berdiri nya beberapa kerajaan Islam di beberapa daerah. melihat kondisi yang demikian tak di sia-siakan begitu saja oleh orang-orang nasrani yang merasa kesempatan emas untuk mencoreng wajah umat Islam dan membuat umat Islam jatuh ada di depan mata. Diam-diam mereka telah menyusun rencana untuk mencuri jasad Nabi Muhammad. Setelah terjadi kesepakatan oleh para penguasa Eropa, mereka pun mengutus dua orang nasrani untuk menjalankan misi keji itu. Misi itu mereka laksanakan bertepatan dengan musim haji. Dimana pada musim itu banyak jamaah haji yang datang dari berbagai penjuru dunia untuk melaksanakan ibadah haji. Kedua orang nasrani ini menyamar sebagai jamaah haji dari Andalusiayang memakai pakaian khas Maroko. Kedua spionase itu ditugaskan melakukan pengintaian awal kemungkinan untuk mencari kesempatan mencuri jasad Nabi SAW.

Setelah melakukan kajian lapangan, keduanya memberanikan diri untuk menyewa sebuah penginapan yang lokasinya dekat dengan makam Rasulullah. Mereka membuat lubang dari dalam kamarnya menuju makam Rasulullah.

Belum sampai pada akhir penggalian, rencara tersebut telah digagalkan oleh Allah melalui seorang hamba yang akhirnya mengetahui rencana busuk itu

Sultan Nuruddin Mahmud bin Zanki, adalah seorang hamba sekaligus penguasa Islam kala itu yang mendapatkan petunjuk melalui mimpi akan ancaman terhadap makam Rasulullah. 

Sultan mengaku bermimpi bertemu dengan Rasulullah sambil menunjuk dua orang lelaki berambut pirang dan berujar: “ Wahai Mahmud, selamatkan jasadku dari maksud jahat kedua orang ini.” Sultan terbangun dalam keadaan gelisah lalu beliau melaksanakan sholat malam dan kembali tidur. Namun, Sultan Mahmud kembali bermimpi berjumpa Rasulullah hingga tiga kali dalam semalam.

Malam itu juga Sultan segera mempersiapkan diri untuk melakukan perjalanan dari damaskus ke madinah yang memakan waktu 16 hari, dengan mengendarai kuda bersama 20 pengawal serta banyak sekali harta yang diangkut oleh puluhan kuda. Sesampainya di Madinah, sultan langsung menuju Masjid Nabawi untuk melakukan sholat di Raudhah dan berziarah ke makam Nabi SAW. Sultan bertafakur dan termenung dalam waktu yang cukup lama di depan makam Nabi SAW.
style="line-height: 150%; margin: 0pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;">
Lalu menteri Jamaluddin menanyakan sesuatu, “Apakah Baginda Sultan mengenal wajah kedua lelaki itu? “Iya”, jawab Sultan Mahmud.

Maka tidak lama kemudian Menteri Jamaludin mengumpulkan seluruh penduduk Madinah dan membagikan hadiah berupa bahan makanan sambil mencermati wajah orang yang ada dalam mimpinya. Namun sultan tidak mendapati orang yang ada di dalam mimpi itu diantara penduduk Madinah yang datang mengambil jatah makanan. Lalu menteri Jamaluddin menanyakan kepada penduduk yang masih ada di sekitar Masjid Nabawi. “Apakah diantara kalian masih ada yang belum mendapat hadiah dari Sultan?”

Tidak ada, seluruh penduduk Madinah telah mendapat hadiah dari Sultan, kecuali dua orang dari Maroko tersebut yang belum mengambil jatah sedikitpun. Keduanya orang saleh yang selalu berjamaah di Masjid Nabawi.” Ujar seorang penduduk.

Kemudian Sultan memerintahkan agar kedua orang itu dipanggil. Dan alangkah terkejutnya sultan, melihat bahwa kedua orang itu adalah yang ia lihat dalam mimpinya. Setelah ditanya, mereka mengaku sebagai jamaah dari Andalusia Spanyol. Meski sultan sudah mendesak bertanya tentang kegiatan mereka di Madinah. Mereka tetap tidak mau mengaku. Sehingga sultan meninggalkan kedua lelaki itu dalam keadaan penjagaan yang ketat.

Kemudian sultan bersama menteri dan pengawalnya pergi menuju ke penginapan kedua orang tersebut. Sesampainya di rumah itu yang di temuinya adalah tumpukan harta, sejumlah buku dalam rak dan dua buah mushaf al-Qur’an. Lalu sultan berkeliling ke kamar sebelah. Saat itu Allah memberikan ilham, sultan Mahmud tiba-tiba berinisiatif membuka tikar yang menghampar di lantai kamar tersebut. Masya Allah, Subhanallah, ditemukan sebuah papan yang di dalamnya menganga sebuah lorong panjang, dan setelah diikuti ternyata lorong itu menuju ke makam Nabi Muhammad.

Seketika itu juga, sultan segera menghampiri kedua lelaki berambut pirang tersebut dan memukulnya dengan keras. Setelah bukti ditemukan, mereka mengaku diutus oleh raja Nasrani di Eropa untuk mencuri jasad Nabi SAW. Pada pagi harinya, keduanya dijatuhi hukum penggal di dekat pintu timur makam Nabi SAW. Kemudian sultan Mahmud memerintahkan penggalian parit di sekitar makam Rasulullah dan mengisinya dengan timah. Setelah pembangunan selesai, sultan Mahmud dan rombongan pulang ke negeri Syam untuk kembali memimpin kerajaannya.

Sumber : zilzaal  DAN http://casanba.blogspot.com/2013/05/pencurian-jasad-nabi-muhammad-saw.html

KISAH BINATANG YANG MENGUTUK PERZINAAN

KISAH BINATANG YANG MENGUTUK PERZINAAN

Secara fitrah manusia menganggap zina adalah perbuatan keji dan kotor. Namun akibat akal yang ditutupi gelora syahwat serta godaan syetan yang demikian gencar menjadikan manusia lupa akan fitrahnya ini, mereka pun akhirnya hanyut dan tenggelam dalam kubangan lumpur perzinaan yang menjijikkan.

Ternyata tak hanya manusia yang menganggap perzinaan sebagai dosa besar, bahkan hewan pun menganggapnya sebagai sebuah kesalahan yang pelakunya patut dihukum. Berikut beberapa kisah yang diriwayatkan dalam hadits tentang kebencian binatang terhadap perzinaan.

• Imam Al-Bukhari rahimahullah meriwayatkan dari Amr bin Maimun rahimahullah: Dari ’Amr bin Maimun, dia berkata:

“Saya pernah melihat pada masa jahiliah ada seekor kera yang berzina, lalu beberapa kera berkumpul untuk merajamnya, lalu saya ikut merajam bersama mereka.”

Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari membawakan kisah ini secara lebih lengkap.
"Suatu saat ketika saya berada di Yaman menggembala kambing milik keluarga saya dan saya berada di tempat yang tinggi. Saya melihat ada seekor kera jantan bersama kera betina berdua-duaan lalu mereka berdua tidur berpelukan. Tiba-tiba datang kera jantan lain yang lebih kecil (muda) lalu menggoda kera betina itu. Kemudian kera betina secara pelan-pelan keluar dari pelukan jantannya kemudian pergi bersama kera muda tadi lalu keduanya berjima’ dan saya melihatnya, lalu betina itu kembali ke pelukan jantannya dengan pelan-pelan. Tiba-tiba kera jantan yang pertama bangun dan kaget kemudian mencium dubur betina lalu berteriak sehingga berkumpullah kera-kera yang cukup banyak. Sang jantan terus berteriak sembari mengisyaratkan tangannya ke betina. Kera-kera itu akhirnya pergi ke kanan dan ke kiri lalu mereka 
datang membawa kera muda yang aku kenal tadi. Setelah itu mereka membawa keduanya ke lubang kecil kemudian merajam keduanya. Sungguh aku telah melihat rajam pada selain anak adam. (Shahih. Diriwayatkan oleh Imam Bukhori dalam Shohih-nya 3849. Lihat Fathul Bari 7/201–202, Ta‘wil Mukhtalifil Hadits hlm. 473–474 Ibnu Qutaibah)

• Mirip dengan kisah ini, apa yang diceritakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah, beliau berkata:
“Sebagian syaikh terpercaya bercerita kepadaku bahwa dia melihat di masjid suatu jenis burung bertelur, lalu ada seorang mengambil telurnya dan menggantinya dengan telur jenis burung lainnya. Tatkala telur burung itu menetas, maka yang keluar adalah jenis lain. Serta merta mengetahui hal itu, maka sang jantan langsung memanggil kawan-kawannya sehingga mereka semua mengeroyok si betina sampai mati. Seperti ini sangatlah populer dalam kebiasaan binatang.” (Majmu’ Fatawa 15/147)



• Imam Abu Ubaidah Ma’mar bin Mutsanna rahimahullah menyebutkan dalam Kitabul Khoil dari jalur al-Auza’i bahwa ada seekor kuda diperintah untuk menggauli ibunya maka dia enggan. Akhirnya, ibu kuda tadi dimasukkan ke rumah dan ditutupi kain lalu diperintahkan kepada anaknya untuk menggaulinya. Karena dia tidak tahu, maka ia pun menggaulinya. Tatkala ia mencium aroma ibunya serta-merta ia menggigit dzakarnya sendiri dengan giginya sampai putus.” (Fathul Bari 7/203)


• Kisah yang mirip juga adalah kisah kecemburuan seekor sapi yang bunuh diri karena dia telah menggauli ibunya sendiri. Alkisah, sapi tersebut ditutup matanya lalu diseret ke ibunya agar menggaulinya. Setelah proses pengawinan selesai, dibukalah mata sapi tadi, dan ketika dia tahu bahwa yang ia gauli adalah ibunya sendiri maka serta-merta sapi tersebut langsung lari terbirit-birit menghantamkan kepalanya ke tembok sehingga berlumuran darah, lalu lari dengan gila menuju sungai kemudian menenggelamkan dirinya hingga mati!! (Hal Ataka Hadits Rofidhoh hlm. 125 — Maktabah Syamilah)

Subhanalloh, jika binatang saja memiliki cemburu seperti itu, lantas bagaimana dengan dirimu wahai manusia?!!! 

Selasa, 19 November 2013

Masakan Harian Lodeh Lumajang

Menu Masakan Lodeh Lumajang

Bahan Untuk Membuat Menu Masakan Lodeh Lumajang :

100 gr kecambah, 200 gr rebung potong tipis lebar, 6 buah ampela rebus, 2 lembar kol iris halus, 2 buah cabai hijau iris serong, 150 gr tetelan, 2 lembar daun salam, 3 ruas jari lengkuas, 750 cc santan dari 1 butir kelapa, Minyak secukupnya untuk menumis.

Bumbu dihaluskan Untuk Menu Masakan Lodeh Lumajang :

5 butir bawang merah, 3 siung bawang putih, 5 butir kemiri, 8 buah cabai merah, 1 sdm terasi, Garam gula merah secukupnya.

Cara Membuat Masakan Lodeh Lumajang :

Tumis bumbu yang dihaluskan sampai harum. Beri tetelan dan santan. Masak sampai lunak. Tambahkan bahan lain. Masak sampai matang. Angkat dari api. Siap untuk dihidangkan.


Menu Masakan Harian Sayur Cabai Rebung

Menu Masakan Harian Sayur Cabai Rebung

Bahan Untuk Membuat Menu Masakan Sayur Cabai Rebung :

300 gr rebung iris tipis halus, 3 buah cabai merah iris serong, 100 cc putih telur (2 butir putih telur) rebus potong dadu, 2 lembar daun salam, 3 ruas jari lengkuas, 1 buah tomat potong kasar, 750 cc santan dari 1 butir kelapa.

Bumbu yang dihaluskan Untuk Menu Masakan Sayur Cabai Rebung :

6 butir bawang merah, 3 siung bawang putih, 5 butir kemiri, 3 ruas jari kunyit, garam, gula pasir secukupnya.

Cara Membuat Masakan Sayur Cabai Rebung :

Semua bahan dan bumbu dicampur jadi satu. Masak sampai mendidih dan matang. Angkat dari api. Siap untuk dihidangkan.


Menu Masakan Harian Rendang Daun Singkong

rendang daun singkong

Bahan Untuk Membuat Menu Masakan Rendang Daun Singkong :

1 ikat daun singkong rebus, 600 cc santan dari 1 butir kelapa, Minyak secukupnya untuk menumis.

Bumbu dihaluskan Untuk Menu Masakan Rendang Daun Singkong :

4 butir bawang merah, 2 siung bawang putih, 1 ruas jari jahe, ½ ruas jari lengkuas, ½ batang serai, Garam secukupnya.

Cara Membuat Masakan Rendang Daun Singkong :

Tumis bumbu yang dihaluskan sampai harum. Beri daun singkong., Masak sebentar. Tambahkan santan., Masak sampai mendidih. Angkat dari api., Siap untuk dihidangkan.

Cara Membuat Kue Bolu Gulung Beroda

bolu gulung beroda




Kue Bolu Gulung Beroda

Bahan Untuk Membuat Kue Bolu Gulung Beroda :

150 gr gula pasir, 

    Cara Membuat Kue Bolu Gulung Beroda :

    Ambil 1/3 adonan. Masukkan cokelat bubuk. Aduk rata. 
      Untuk 20 potong

      Rabu, 23 Oktober 2013

      Pengertian dan Contoh Visi dan Misi Organisasi

      visi








      Syarat-syarat berdirinya sebuahOrganisasi dan salah satunya adalah Visi & Misi nah kali ini saya mau share tentang Pengertian dan contoh Visi & Misi, semoga coretan ini bermanfaat buat temen-temen semua yang membutuhkan buat tugas ataupun yang hanya sekedar ingin tau, di bawah ini mungkin sedikit penjelasan tentang Pengertian dan contoh Visi Misi, monggo dibaca… :)

      Pengertian Visi
      Visi adalah suatu pandangan jauh tentang perusahaan, tujuan – tujuan Organisasi dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut pada masa yang akan datang. Visi itu tidak dapat dituliskan secara lebih jelas menerangkan detail gambaran sistem yang ditujunya, dikarenakan perubahan ilmu serta situasi yang sulit diprediksi selama masa yang panjang tersebut. Beberapa persyaratan yang hendaknya dipenuhi oleh suatu pernyataan visi:
      - Berorientasi ke depan
      - Tidak dibuat berdasarkan kondisi saat ini
      - Mengekspresikan kreatifitas
      - Berdasar pada prinsip nilai yang mengandung penghargaan bagi masyarakat

      Pengertian Misi
      Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh suatu Organisasi untuk mewujudkan Visi. Misi Organisasi adalah tujuan dan alasan mengapa organisasi itu ada. Misi juga akan memberikan arah sekaligus batasan proses pencapaian tujuan.
      Berikut adalah contoh visi dan misi organisasi yang sedang saya geluti saat ini :
      Visi dan Misi BEM  STMIK PRANATA INDONESIA BANJARBARU
       Visi
      Sebagai wadah pemersatu dan penyalur bakat dan wahana untuk mempersiapkan insan mahasiswa yang mandiri, aspiratif, berkualitas, independent serta berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara.
      Misi
      1.       Memperjuangkan hak-hak mahasiswa
      2.       Mempersatukan seluruh mahasiswa
      3.       Menyalurkan bakat dan kreatifitas mahasiswa
      4.       Menemukan dan mengembangkan penemuan baru
      5.       Melaksanakan program yang dapat mengupgread soft dan hard skill mahasiswa.

      Perbedaan Visi dan Misi

      Suatu organisasi pasti memiliki visi dan misi. Tidak jarang kita temui di suatu ruang kerja terdapat pajangan visi dan misi yang di bingkai rapi. Di sekolah-sekolah juga biasa terpampang visi dan misi di gerbang supaya mudah dibaca. Visi dan misi menunjukan gambaran kemana suatu organisasi akan diarahkan dan hasil apa yang ingin dicapai.


      Karena sifatnya yang universal tidak hanya suatu organisasi seperti perusahaan, sekolah, koperasi, LSM tetapi individu juga perlu memiliki visi dan misi.




      Perbedaan antara visi dan misi


      Visi adalah “what be believe we can be”

      Visi merupakan gambaran masa depan mau jadi apa lembaga kita. Menentukan visi berarti menentukan tujuan dan cita-cita yang ingin dicapai



      Dalam menentukan visi hendaknya memenuhi persyaratan:

      - Berorientasi ke depan
      - Mengekspresikan kreatifitas
      - Berdasar pada prinsip nilai yang mengandung penghargaan bagi masyarakat




      Misi adalah  “what be believe we can do”

      Misi adalah apa yang bisa dilakukan untuk mencapai gambaran masa depan (visi). Misi merupakan langkah-langkah dan strategi apa untuk mencapai visi kita.


      Kadangkala misi perlu dirubah sedemikian rupa apabila visi belum tercapai. Jadi bukan visinya yang dirubah hanya cara-caranya mencapai tujuan yang dirubah. Apabila visi berubah-ubah maka akan terkesan tidak konsisten gambaran masa depan tentang organisasi tersebut.

      Contoh visi dan misi


      Visi

      Menjadi sekolah Internasional yang berwawasan Ilmu pengetahuan dan teknologi dengan Mengedepankan Iman dan takwa dengan lingkungan sehat, menyenangkan, demokratis dan mampu memberikan kontribusi penting terhadap masyarakat luas.


      Misi

      - Menumbuhkan kegemaran dan kebiasaan membaca, menulis dan berkarya
      - Memotivasi peserta didik untuk untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang efektif, aktif, kreatif, kritis dan menyenangkan
      - Menumbukah sikap bertanggung jawab terhadap peraturan sekolah, agama, hukum serta norma-norma dan nilai yang berlaku di masyarakat
      - Menciptakan lingkungan belajar yang berwawasan IPTEKS dan IMTAK
      - Menyiapkan peserta didik untuk menjadi pribadi yang mandiri, memiliki kreatifitas, bertanggung jawab dan berani mengembangkan potensi diri.


      Langkah Perumusan Visi – Misi

      Visi-misi organisasi merupakan perumusan pandangan organisasi untuk mencapai maksud dan tujuan yang menjadi bidang garapannya, sementara visi-misi individu pemimpin merupakan perumusan langkah-langkah dan pandangan dari pemimpin itu untuk mewujudkan tercapainya visi misi organisasi.
      Pada pelaksanaanya, tak sedikit organisasi ataupun orang perseorangan kebingungan dalam perumusan dari visi-misi yang seharusnya dirumuskan sebelum suatu organisasi terbentuk atau sebelum seseorang didaulat ataupun diangkat menjadi seorang pemimpin. Jika sudah demikian, biasanya arah organisasi atau pemimpin yang tidak merumuskan visi misi dari awal, menjadikan organisasi berjalan apa adanya dan tidak ada arah yang jelas kemana organisasi akan berlabuh mencapai tujuannya. Oleh karenanya, visi-misi menjadi sesuatu yang mutlak ada dan dikuasai oleh elemen organisasi, dan yang terpenting adalah dikuasai oleh pimpinannya, karena visi-misi ini merupakan perumusan atas segala rencana/planning yang merupakan langkah pertama yang harus ditempuh dalam prinsip-prinsip manajemen. Tanpa perencanaan yang baik, segala sesuatu tentunya tak akan menghasilkan sesuatu sesuai harapan.
      Pada artikel ini sini saya ingin mencoba menyumbangkan pemikiran perihal langkah-langkah dalam perumusan visi-misi di atas, yang tujuannya adalah memberikan gambaran kepada Anda yang mungkin saja sedang mencari inspirasi rumus untuk membuat sebuah visi misi. Untuk itu, terlebih dahulu saya akan memberi ulasan apa itu visi dan apa itu misi dan sekaligus memberikan contoh kasusnya.
      Visi adalah pandangan umum organisasi/pemimpin terhadap cita-cita yang ingin dicapai yang dirumuskan melalui kalimat tegas dan efektif, namun cukup mewakili atas keinginan atau cita-cita organisasi yang ingin diwujudkan.
      Sedangkan Misi adalah tujuan khusus organisasi/pemimpin terhadap cita-cita yang ingin dicapai dari visi yang telah dirumuskan. Dan biasanya dirumuskan melalui kalimat yang menegaskan beberapa item.
      Langkah-langkah yang dapat kita tempuh untuk membuat sebuah visi-misi yang efektif adalah terlebih dahulu harus membuat perumusan masalah-masalah yang dihadapi oleh organisasi, dan mempersempit masalah tersebut yang sekiranya akan difokuskan untuk ditangani dan menjadi maksud, tujuan dan cita-cita dari organisasi.
      Contoh kasus, ada sebuah organisasi yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan. Jika kita lihat bidang garapan organisasi tersebut, maka kita bisa memulai merumuskan masalah visi-misi tersebut dengan terlebih dahulu menjawab beberapa pertanyaan :
      1. Kenapa harus sosial kemanusiaan?
      2. Siapa sasarannya?
      3. Apa manfaatnya?
      4. Siapa saja yang terlibat?
      Dari kasus perumusan masalah di atas, kemungkinan pertanyaannya adalah demikian :
      1. Karena peranan sosial tidak bisa dilepaskan dalam menangani masalah-masalah kemanusiaan
      2. Orang-orang yang menyandang masalah sosial
      3. Memberikan bantuan dan jaminan sosial kepada orang-orang yang menyandang masalah sosial
      4. Pemerintah, sektor swasta yang terkait dengan masalah sosial.
      Sebetulnya tidak bisa kita berhenti sampai di sana untuk merumuskan visi-misi yang efektif, karena harus lebih dispesifikkan lagi tentang masalah-masalah kemanusiaan, masalah sosial, dan orang-orang penyandang masalah sosial di atas, karena luasnya masalah tersebut akan mengkaburkan perbedaan dari tiap masalah.
      Jika kita mau, kita bisa lagi membuat rumusan permasalahan baru yang lebih spesifik dan mengkerucut untuk menjadi fokus penyelesaian masalah:
      1. Apa saja masalah kemanusiaan itu?
      2. Apa saja masalah kemanusiaan yang menyangkut masalah sosial itu?
      3. Apa saja yang disebut dengan penyandang masalah sosial itu?
      Semakin tajam kita menganalisa permasalahan, maka semakin cerdas dan efektiv visi yang dapat kita buat,  sedangkan semakin banyak perumusan masalah yang dapat kita buat, maka semakin tajam pula misi yang dapat dirumuskan, karena dari sekian banyak pertanyaan yang muncul dari perumusan masalah di atas, tentunya hanya akan dipilih dan difokuskan pada masalah-masalah yang dapat dijawab dan sekiranya dapat diwujudkan oleh organisasi tersebut, karena menurut saya, misi yang dibuat tentunya harus menjawab perumusan masalah yang pada kesimpulannya akan selektif untuk dirumuskan menjadi misi organisasi.
      Jadi menurut saya, perumusan visi-misi yang baik haruslah melalui tahapan perumusan permasalahan yang ada dan ingin dipecahkan oleh organisasi atau seseorang yang akan memimpin organisasi tersebut. Tanpa ada perumusan masalah, pembuatan visi-misi bisa saja menyimpang dari cita-cita organisasi yang sesungguhnya. Intinya, pimpinan yang handal adalah pimpinan yang mengetahui dan memahami persis permasalahan dan cita-cita organisasinya.
      Jika Anda mempunyai pemikiran lain, saya akan sangat berbangga sekali jika anda mau bertukar pikiran dalam blog ini.

      A. VISI DAN MISI
      1. Tentang Visi
      Visi adalah angan-angan atau imajinasi seseorang tentang usaha atau bisnis atau diri mereka suatu saat nanti. Visi membicarakan hal-hal tersebut :
      a. Wawasan tolak ukur pertumbuhan bisnis
      b. Sosok Anda atau Usaha anda di masa depan
      c. Bentuk Usaha anda akan sebesar apa
      d. Alasan anda memasuki usaha di bidang tersebut.
      e. Imajinasi mengenai posisi usaha anda.
      Jadi Visi adalah sebuah tujuan, keinginan, atau angan-angan masa depan usaha yang anda bangun. Oleh karena itu,Visi idel bersifat :
      a. Sederhana (Simple)
      b. Terukur (Measureable)
      c. Terjangkau (Reachable)
      d. Beralasan (Reasonable)
      e. Ambisius
      f. Periode Waktu (Time Frame)
      g. Strategis (Strategic)
      h. Ada Kejelasan antara masa sekarang dan akan datang
      i. Prespektif ke masa depan
      j. Komunikatif
      Cara Merumuskan VIsi adalah :
      a. Perhatikan dan pelajari pebisnis sukses merumuskan visi nya
      b. Usaha apa yang Anda lakukan saat ini?
      c. Mengapa anda mendirikan usaha tersebut?
      d. Akan dibawa kemana bisnis anda nantinya
      e. Bayangkan bisnis anda ke depan (5-20 tahun mendatang)
      f. Bagaimana perkembangan usaha anda nantinya?
      g. Barang dan jasa apa yang akan anda jual sekarang dan nanti?
      h. apa cita-cita dan tujuan masa depan pemilik usaha,rekan bisnis anda?
      i. nilai-nilai dasar,aspirasi dan presepsi seperti apa yg akan anda perjuangkan nantinya?
      Jika anda dapat menjawab,merumuskan, dan meringkas dengan baik berarti anda telah membuat sebuah visi bisnis.

      2. Tentang Misi
      secara sederhana, misi adalah bagaimana cara anda mewujudkan sebuah visi. Dalam misi selalu terkandung hal-hal tersebut :
      a. Tujuan dan alasan keberadaan suatu organisasi (goal)
      b. Tindakan dan langkah-langkah yang harus dilakukan
      c. Alasan bisnis anda harus berkembang
      d. Cara mewujudkan tujuan anda
      Jadi, misi adalah usaha,pemikiran, dan langkah-langkah formal untuk mewujudkan sebuah visi.
      Unsur pokok sebuah misi adalah :
      a. Kiat dan usaha mewujudkan visi
      b. Nilai-nilai dasar organisasi
      c. Segmen pasar dan pelanggan
      d. Pernyataan tentang produk/jasa yg dijual
      e. Keyakinan yang kuat
      f. Pernyataan strategis
      Misi akan efektif bila :
      a. Ringkas dan Jelas
      b. Unik
      c. Fleksibel
      d. Bisa membantu untuk mengambil keputusan
      e. Budaya dan perusahaan
      f. Memberi inspirasi

      B. PERAN KEPEMIMPINAN DAN MANAJEMEN
      Kepemimpinan mempunyai peran yang sangat penting dalam merumuskan visi dan misi usaha. Seorang pemimpin merumuskan visi,misi,strategi dan nilai perusahaan atau bisnis. Sedangkan manajemen yang dipimpin oleh manajer adalah individu,departemen,atau kelompok yang membuat perencanaan program,taktik,dll untuk mewujudkan visi misi strategi yang sudah ditetapkan pemimpin.

      C. LANGKAH-LANGKAH MENYUSUN VISI MISI USAHA
      a. Melakukan riset
      b. melakukan wawancara mengenai kebutuhan yang ada tetapi belum terpenuhi
      c. mengumpulkan data pasar
      d. merumuskan susunan data dengan mencari tren dan perbedaan
      e. merumuskan visi misi
      f. mengkomunikasikan anggota organisasi melalui seminar,workshop,dll
      g. melakukan perbaikan visi misi berdasarkan saran dan kritik anggota
      h. perhatikan aspek analisa SWOT (Strengths,Weaknesses,Opportunities,Threats)


      disari dari berbagai sumber